NIKAH,SIAPA TAKUT???!

Dik,jangan gegabah seperti itu,pikirkan dulu masak2 dampaknya kelak. Menikah bukan urusan mudah. Banyak hal yg harus kamu pertimbangkan sebelum melangkah kesana. Apakah kamu yakin calon suamimu mampu menghidupimu dan anak2mu kelak.”kata seorang kakak yg masih juga belum menikah kepada adiknya. “Adik sudah cukup lelah bersabar,Kak. Sampai kapan adik harus menunggu? Sementara detik demi detik terus berpacu,adik sudah tidak muda lagi sekarang”. “Semua wanita memiliki fitrah yg sama,ingin segera membina sebuah keluarga.Tapi kita harus selektif dong! Menilai itu bukan untuk sehari dua hari,tapi untuk seumur hidup.? Adiknya menjawab: “Coba kakak jelaskan lelaki seperti apa yg pantas jadi suamimu?” “Ya yg kaya,perkerjaannyg mampan,ganteng,pintar,baik,setia,shalih,dan lainnya.” “Idealis boleh Kak! Tapi kita juga harus realistis. Apa mungkin ada yg sempurna itu didunia ini? Bagiku lelaki shalih dan bisa membimbingku menjalani rumah tangga di jalan Allah sudah cukup. Adapun tentang rejeki,bukankah Allah berjanji akan mengkayakan orang yg sudah menikah?” “Jadi bagaimana?Kamu tetap mau menikah dengan lelaki yg dijodohkan ustadzmu itu?” “Insya Allah bukan nekat kak! Adik menjalani dengan penuh keyakinan dan mendapat petunjuk Allah setelah shalat istikharah” Hanya beberapa bulan kemudian,si adik menikah dengan pemuda pilihannya. Di depan kakaknya yg masih tetap sendiri,mereka berdua mengucapkan akad nikah:Saya terima nikahnya Ryana binti…dengan maskawin..” Sang kakak hanya mampu tertunduk dan meneteskan air mata. Bahkan air mata itu semakin sering tertumpah ketika bertahun-tahun kemudian dia menyasikkan adiknya mampu menjadi keluarga sakinah meski tidak bergelimangan harta. Tapi hari-hari mereka selalu diliputi kebahagian. **** Sebagian pemuda ada yg merasa bingung dan bimbang ketika akan menikah. Dan anehnya ketika para pemuda telah mempunyai pekerjaan pun tetap ada perasaan bimbang juga. Sebagian mereka tetap ragu dengan besaran rupiah yg mereka dapatkan dari gajinya. Dalam pikiran mereka terbesit:apa cukup untuk berkeluarga dengan gaji sekian?” ” “Dan kawinlah orang2 yg sendirian diantara kamu dan orang2 yg layak(berkawin)dari hamba2 sahayamu yg laki2 dan perempuan. Jika mereka miskin,Allah akan memam-pukan mereka dengan karunia-Nya.Dan Allah Maha Luas(Pemberian-Nya)lagi Maha Mengetahui.(QS An-Nuur:32 ). Ayat tersebut merupakan jawaban buat mereka yg ragu untuk melangkah ke jenjang pernikahan karena alasan ekonomi. Yg perlu ditekankan kepada para pemuda dalam masalah ini adalah kesanggupan untuk memberi nafkah,dan terus bekerja mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Bukan besaran rupiah yg sekarang mereka dapatkan. Nanti Allah akan menolog mereka yg menikah.Allah Maha Adil,Bila tanggung jawab para pemuda bertambah dgn kewajiban menafkahi isti dan anak2,maka Allah akan memberinya rejeki yg lebih. Tidakkah kita lihat kenyataan di masyarakat,banyak mereka yg semula miskin tidak punya apa2 ketika menikah,kemudian Allah memberinya rejeki yg berlimpah dan mencukupkan kebutuhannya? Kebanyakan orang menunda untuk menikah disebabkan merasa belum mampu membiayai kehidupan berumah tangga. Orang ini sebenarnya lupa atau melupakan janji Allah bahwa orang yg menikah akan dicukup kan rejekinya. Atau dia tahu itu,tapi tidak menyakininya. Setiap persoalan selalu dihitung berdasarkan hitungan logika matematis,padahal begitu banyak kejadian di dunia ini yg tidak bisa dihitung menggunakan rumus matematika saja. Lagi pula apakah kemapanan ekonomi bisa menjadi jaminan sebuah rumah tangga akan langgeng? Banyak orang yg menunda pernikahan disaat Allah memberi kemudahan. Mereka enggan melaksanakannya ketika Allah masih memberinya kesempatan karena alasan belum bisa menyelenggarakan walimah yg mewah. Mereka tetap mengelak,meski terus ada yg mendesak;baik lewat sindiran maupun dorongan yg terang2an. Meski ada kerinduan yg tak dapat di ingkari,tetapi mereka menundanya kerena masih ingin mengumpulkan biaya atau mengejar karier. Padahal Rasulullah telah bersabda:”Apabila datang kepadamu seorang laki2(untuk meminang)yg engkau ridha terhadap agama dan akhlanya,maka nikahkanlah dia. Bila tidak engkau lakukan,maka akan terjadi fitnah di muka bumi dan akan timbul kerusakan yg merata di muka bumi.” “Ada tiga golongan manusia yg berhak Allah tolong,yaitu seorang mujahid fi sabilillah,seorang hamba yg menebus dirinya supaya merdeka dan seorang yg menikah karena ingin memelihara kehormatannya.”(HR.Ahmad 2:251,nasa’i,tarmidzi,ibnu majah hadists no 2518,dan hakim). “Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri,supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepada-Nya,dan dijadikan-nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yg demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.”(QS .Ar-Ruum:21) ……….@@dikutip dari berbagai sumber@@………..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: