Tak Boleh ke kalau tak Dakwah?

Sebenarnya urusan dakwah atau tugas dakwah menjadi tanggung jawab bersama seluruh kaum muslimin. Cuma, kerana tugas dakwah ini cukup berat dan tidak semua orang cekal menunaikannya, jadinya dakwah secara tidak langsung diserahkan kepada mereka yang faham sahaja. Anggapan seperti ini insya Allah tidak salah. Cuma, kalau dengan alasan seperti ini lalu kaum muslimin yang belum mengerti tentang Islam jadi bebas untuk berdakwah, atau tidak mahu terjun dalam dakwah, itu tentu salah, Bro. Why? Kerana kita tetap saja mempunyai kewajiban untuk belajar. Tetap punya kewajiban mencari ilmu. Jadi, tidak boleh bebas juga kan? Malah kalau nekad tidak mahu belajar dan mencari ilmu, itu dinilai berdosa!

Mengapa dakwah itu wajib? Jawabnya gini, sebab Islam adalah agama dakwah. Salah satu inti dari ajaran Islam memang perintah kepada umatnya untuk berdakwah, yakni mengajak manusia kepada jalan Allah (tauhid) dengan hikmah (hujjah atau argumen). Kepedulian terhadap dakwah jugalah yang menjadi trademark seorang mukmin. Ertinya, orang mukmin yang memandang remeh akan dakwah bukanlah seorang mukmin sejati. Apakah kamu begitu tega melihat teman kamu berbuat maksiat, sedangkan kamu mendiamkan saja? Tidak mungkin teman yang sedang berada di bibir jurang dan hampir jatuh, dan kamu masih tidak mahu menolongnya, betul tak?

“Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang saleh dan berkata: “Sesungguhnya aku termasuk orang-orang muslim” (QS Fushshilat [41]: 33)

Itu sebabnya, sekarang pun dakwah menjadi senjata untuk membendung arus budaya rosak yang akan menghancurkan keperibadian Islam kita.

Sahabat muda muslim, Islam memerlukan tenaga, harta, dan bahkan nyawa kita untuk menegakkan agama Allah ini. Dengan aktiviti dakwah yang kita lakukan, maka kerosakan yang tengah berlangsung ini masih mungkin untuk dihentikan, bahkan kita mampu untuk membangun kembali kemuliaan ajaran Islam dan mengukuhkannya.

Kita harus memiliki cita-cita, bahawa Islam harus menjadi nombor satu di dunia untuk mengalahkan segala bentuk kekufuran. Itulah di antaranya kenapa kita wajib berdakwah

Rasulullah saw. bersabda: “Perumpamaan keadaan suatu kaum atau masyarakat yang menjaga batasan hukum-hukum Allah (mencegah kemungkaran) adalah ibarat satu rombongan yang naik sebuah kapal. Lalu mereka membagi tempat duduknya masing-masing, ada yang di bagian atas dan sebagian di bagian bawah. Dan bila ada orang yang di bagian bawah akan mengambil air, maka ia harus melewati orang yang duduk di bagian atasnya. Sehingga orang yang di bawah tadi berkata: “Seandainya aku melubangi tempat duduk milikku sendiri (untuk mendapatkan air), tentu aku tidak mengganggu orang lain di atas.” Bila mereka (para penumpang lain) membiarkannya, tentu mereka semua akan binasa.” (HR Bukhari)

“Sahabat, dakwah adalah darah dan nafas kehidupan Islam.”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: